Segenap keluarga Besar PTA Samarinda mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf lahir dan bathin"
Main Menu
Home
Visi dan Misi
Organisasi
Peta Yurisdiksi
Kumpulan Peraturan
Yurisprudensi
Berita
Artikel
Buku Tamu
Mutiara Hikmah
Gallery
Kepaniteraan
Panmud Hukum
Panmud Banding
Publikasi Putusan
Jadwal Sidang
Info Perkara
Statistik Perkara
Biaya Perkara Banding
Kesekretariatan
Data Pegawai
Sub Bagian Kepegawaian
Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Umum
Tenaga Fungsional
Transparansi Anggaran
Prosedur Berperkara
Tingkat Pertama
Tingkat Banding
Kasasi
Peninjauan Kembali
UAPPAW/UAPPBW
UAPPAW
UAPPBW
Email
Cek Email
Link PA se Kaltim
 

 

 


 




 
admin YM
Info Hukum Terkini :

Thursday, 09 September 2010
Home
Info Terbaru


 
Test Penerimaan Calon Panitera Pengganti PDF Cetak E-mail
Selasa, 23 Februari 2010

Bangun Kesiapan Mental, Kemanapun Bertugas harus Siap

 Samarinda | www.pta-samarinda.net

Sample Image
 Arief Gunawansyah, S.H, M.H. (Kepala Bagian Umum Ditjen BADILAG MARI) sebagai Pengawas sedang menyampaikan sambutan dan tata tertib pelaksanaan test penerimaan Calon Panitera Pengganti
 
Penyakit yang sering menghinggapi para Calon Panitera Pengganti adalah “Takut”. Maksud takut disini adalah takut ditempatkan kemana-mana di seluruh wilayah Indonesia dan jauh dari keluarga atau tempat tinggalnya saat ini. Dalam sambutannya ketika membuka test tulis penerimaan Calon Panitera Pengganti di Lingkungan Peradilan Agama [Selasa,23/02], Ketua PTA Samarinda mencoba untuk menekan rasa takut tersebut dengan menyampaikan kelebihan-kelebihan menjadi Panitera Pengganti dibandingkan dengan jabatan struktural, yakni disamping mendapat perpanjangan usia pensiun, jabatan yang melekat, juga dari segi pendapatan (tunjangan) lebih besar tentunya. Intinya rasa takut tersebut harus dibuang jauh-jauh karena senang tidaknya seseorang bertugas dimanapun, sangat tergantung dari hatinya. Lebih lanjut Ketua PTA Samarinda berpesan bahwa dimanapun kita bertugas, yang penting bisa berkarya dan bekerja dengan baik, penuh disiplin, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk lebih meyakinkan para peserta test Calon Panitera Pengganti, Ketua PTA Samarinda mencontohkan Rasulullah SAW yang juga pernah hijrah dari Makkah ke Madinah. Banyak keuntungan yang diperoleh apabila seseorang mau melakukan perjalanan (musafir) keluar dari wilayahnya seperti dikutip oleh Imam Syafi’i antara lain :

  • Lebih cerdas karena orang yang musafir akan berkembang wawasannya di tempat yang ia singgahi ;
  • Rasa susah dan gelisah akan hilang ;
  • Bertambah ilmunya, karena di tempat baru akan menemukan hal-hal baru yang tidak ada di wilayahnya;
  • Berubah Karakternya, karena sedikit banyaknya adat dan kebiasaan yang ada di tempat baru akan memepngaruhi pola perilakunya ;
  • Mendapat sahabat yang lebih banyak, karena di tempat baru tentunya melalui perkenalan (approuch) dengan lingkungannya akan menambah keakraban hingga persahabatan.
Sample Image Sample Image
 Gambar 1 : Panitia sedang membuka soal yang masih tertutup rapat dalam amplopnya, Gambar 2 : Peserta test sedang serius mengerjakan soal
 
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib selama mengikuti test tulis Calon Panitera Pengganti yang disampaikan oleh Bapak Arief Gunawansyah, S.H, M.H. (Kepala Bagian Umum Ditjen BADILAG MARI). Adapun para peserta yang mengikuti test tulis Calon Panitera Pengganti di Lingkungan Peradilan Agama di wilayah Kalimantan Timur ini berjumlah 20 Orang dari 22 Orang yang mendaftar dan 2 Orang berhalangan hadir. Dari 20 Orang tersebut terdiri dari 1 orang dari PA Balikpapan, 4 Orang dari PA Bontang, 2 Orang dari PA Tarakan, 1 Orang dari PA Tenggarong, 4 Orang dari PA Samarinda, 2 Orang dari PA Tanah Grogot, dan 6 Oarang dari PTA Samarinda.

Setelah waktu penyelesaian dua materi habis, seluruh peserta beristirahat sejenak untuk makan siang bersama di Kantor PTA Samarinda. Konsumsi disediakan oleh Ibu-ibu Dharmmayukti, yang kebetulan pada hari tersebut bertepatan dengan acara selamatan Drs. H. Hamberi Hadi, S.H, M.H. yang akan berangkat menunaikan Ibadah Umrah ke tanah suci Makkah.

Materi test terdiri dari 4 jenis soal yakni Hukum Materiil, Formiil, Yustisial, dan Teori Komputer dengan waktu penyelesaian masing-masing soal rata-rata 90 menit (1.5 Jam). Dari keempat materi tersebut selain diawasi oleh Pengawas dari Ditjen BADILAG MARI juga pengawas lokal dari PTA Samarinda yang terbagi :
  1. Materi Hukum Materiil diawasi oleh Drs. H. Jaliansyah, S.H, M.H. (Hakim Tinggi), H. Luthfi Helmy, S.HI (Hakim Tinggi), dan Drs. H. Masyhar Nawawi, S.H. (Hakim Tinggi)
  2. Materi Hukum Formiil diawasi oleh Drs. H. Tadjuddin Noor, S.H, M.H. (Hakim Tinggi), Drs. H. Hamberi Hadi, S.H, M.H, (Hakim Tinggi) dan Drs. H. Zubair Masruri, S.H. (Hakim Tinggi)
  3. Materi Teknis Yustisial diawasi oleh Drs. H. Su’udy Azhari, L.c, S.H. (Hakim Tinggi), Drs. Muzni Ilyas, S.H. (Hakim Tinggi) dan Drs. H. Syamsuddin Ismail, S.H. (Hakim Tinggi)
  4. Materi Teori Komputer diawasi oleh Drs. H. Sumitra, S.H, M.H. (Hakim Tinggi), Drs. H. Abdul Aziz, S.H. M.Ag. (Hakim Tinggi) dan Drs. H. Jamaluddin (Wakil Panitera)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Mahmkamah Agung RI
Pembaruan Peradilan
Direktori Putusan
Badan Peradilan Umum
Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara
Badan Diklat Hukum dan Peradilan MARI
PTA'S Judgment Asian LII
RKA-KL Online MARI
SAI Online MARI
SIKEP Online MARI
Laporan Keuangan Perkara via SMS
 
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini125
mod_vvisit_counterKemarin204
mod_vvisit_counterMinggu Ini703
mod_vvisit_counterBulan Ini1427
Who's Online
Saat ini ada 5 tamu online
Syndicate
Kegiatan PA se-Kaltim
SUSAHNYA MERAWAT HATI
Oleh : Drs. H. Idris Mahmudy, S.H, M.H.

Pada Ia adalah sasaran pandangan Illahi,
Ia merupakan wadah rebutan diantara Malaikat dan Setan,
Masing-masing ingin mengisi,
Malaikat dengan hidayah, setan dengan kekufuran dan kemaksiatan,

Sukarnya merawat hati,
Bila dipuji ia berbunga terasa luar biasa,
Bila dicaci aduh sakitnya, pencaci dibenci bahkan dendam sampai mati,
Bila berilmu atau kaya, sombong menyesak dada,
Jika miskin atau kurang ilmu,
Rendah hati pula dengan manusia,

Adakalanya kecewa, puncaknya putus asa, Taqdir yang menimpa sulit untuk rela,
Ujian yang datang sabar tiada, jiwa menderita,
Kelebihan orang lain, hati tersiksa,
Kesusahan orang lain, hati gembira, menghina
Menegur orang suka, ditegur hati luka,

Aduhai susahnya merawat hati,
Pantaslah ia digelar raja diri,
Hati-hatilah dengan hati,
Membangun insan sejati ....!

Advertisement