Keadaan Perkara Banding
Bulan Maret 2012
selengkapnya klik disini
Balikpapan | www.pa-balikpapan.net [16/05/2012]
Rabu, 16 Mei 2012, Hakim Tinggi Pengawas Daerah PTA Samarinda melakukan expose/pemaparan hasil temuan selama melakukan Pengawasan dan Pembinaan di PA Balikpapan yang terhitung dari tanggal 14 s.d 16 Mei 2012, bertempat di ruang pertemuan PA Balikpapan. Ada beberapa objek yang menjadi perhatian dalam pengawasan dan pembinaan oleh Hakim Tinggi Pengawas Daerah ini meliputi, administrasi perkara dan administrasi persidangan. Sementara administrasi umum meliputi, keuangan, kepegawaian dan umum. Hasil expose disampaikan oleh Ketua Tim Drs. H. Iskandar Paputungan, MH. (Hakim Tinggi PTA Samarinda). Dari hasil ekspose tersebut, disimpulkan bahwa bidang pekerjaan yang telah dilakukan sudah sangat baik, namun demikian, dengan meminjam istilah Drs. Ahmad Zein (Hakim Tinggi) yang disampaikan dalam hasil ekspose tersebut, “diibaratkan orang sholat, masih diperlukan kekhusukan dalam pelaksanaannya” sehingga dengan demikian diharapkan bidang pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan petunjuk dan aturan yang berlaku. Temuan-temuan yang ada ini, nantinya dievaluasi untuk selanjutnya dilakukan pembenahan dan perbaikan. KPA Balikpapan, Drs. H. Muhammad Hasbi, MH. dalam sambutan penutupnya mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang dilakukan oleh Hakim Tinggi Pengawas Daerah PTA Samarinda, temuan-temuan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk selanjutnya dilakukan pembenahan dan perbaikan.
Kesehatan Reproduksi Perempuan
Tenggarong | www.pa-tenggarong.com [15/05/2012]
Untuk sehat secara seksual kita harus mengerti betul tentang organ reproduksi perempuan dan laki-laki. Tentu saja kita sudah mengerti tentang organ seksual kita sendiri. Bila organ reproduksi tidak dijaga kebersihannya. Maka organ reproduksi dalam tubuh kita bisa rusak oleh penyakit menular seksual dan dapat menyebabkan kemandulan. Oleh karena itu jaga kebersihan organ reproduksi dan katakan tidak untuk berhubungan seks sebelum menikah. Selain dapat menyebabkan terkena penyakit menular seksual, juga diharamkan oleh agama. Sebenarnya yang dimaksud, adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubungan seksual. Seseorang berisiko tinggi terkena bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian. Itulah beberapa point singkat ceramah kesehatan yang disampaikan oleh Ibu Dra. Hj. Zaifah Nurbani dan Ibu Winarti, SST dari Instansi Pemberdayaan Perempuan Samarinda dalam acara Pertemuan Rutin Dharmayukti Karini Cabang Kab. Kutai Kartanegara. Acara Pertemuan Rutin dan Arisan Dharmayukti Karini Cabang Kab. Kutai Kartanegara tersebut dilaksanakan pada pukul 14.00 wita bertempat di ruang pertemuan Pengadilan Agama Tenggarong, pada hari Jumat (11/05/2012).
Pembinaan dan Pengawasan Hatibinwasda PTA Samarinda di PA Nunukan
Nunukan | [14/05/2012]
Selama 2 hari, Rabu-Kamis, tanggal 9-10 Mei 2012, Pengadilan Agama Nunukan, yang terletak di utara Kalimantan Timur, mendapat kunjungan pertama dari pejabat PTA Samarinda. Kunjungan ini adalah dalam rangka Pembinaan dan Pengawasan Hatibinwasda PTA Samarinda di PA Nunukan.
Dalam kunjungan ini Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah yang ditugaskan turun melakukan pengawasan dan pembinaan ke PA Nunukan adalah Drs. Abdullah Shidik, M.H., didampingi oleh H. Musthapa, S.H. Panitera Pengganti PTA Samarinda.
Kepaniteraan MA-RI Laporan Keuangan Perkara via SMS Gateway Putusan MA RI Info Perkara Online
Pada Ia adalah sasaran pandangan Illahi, Ia merupakan wadah rebutan diantara Malaikat dan Setan, Masing-masing ingin mengisi, Malaikat dengan hidayah, setan dengan kekufuran dan kemaksiatan,
Sukarnya merawat hati, Bila dipuji ia berbunga terasa luar biasa, Bila dicaci aduh sakitnya, pencaci dibenci bahkan dendam sampai mati, Bila berilmu atau kaya, sombong menyesak dada, Jika miskin atau kurang ilmu, Rendah hati pula dengan manusia,
Adakalanya kecewa, puncaknya putus asa, Taqdir yang menimpa sulit untuk rela, Ujian yang datang sabar tiada, jiwa menderita, Kelebihan orang lain, hati tersiksa, Kesusahan orang lain, hati gembira, menghina Menegur orang suka, ditegur hati luka,
Aduhai susahnya merawat hati, Pantaslah ia digelar raja diri, Hati-hatilah dengan hati, Membangun insan sejati ....!