PEGAWAI PA TARAKAN MENDALAMI
INFORMASI DAN TEKNOLOGI DI JAKARTA
Tarakan | www.pa-tarakan.net
Selangkah lagi kegiatan dilakukan Pengadilan Agama Tarakan demi memaksimalkan peningkatan pengetahuan di bidang Informasi dan Teknologi.
Kamis, 4 Februari sampai 8 Februari 2010 dua orang pegawai yaitu Fajar Herustia, S.Kom dan Oda Mauludi Winata (honorer) diberangkatkan belajar langsung dapur PT. SYS SOLUSINDO JAKARTA, salah satu perusahaan IT yang selama ini menjadi Mitra Pengadilan di bidang IT.
SOSIALISASI DIPA 2010 DAN EVALUASI DIPA 2009
Samarinda | www.pta-samarinda.net
Dalam rangka upaya transparansi secara intern dalam lingkungan sendiri, PTA Samarinda mengadakan sosialisasi rencana realisasi DIPA tahun anggaran 2010 dan evaluasi realisasi anggaran tahun 2009 untuk Pengadilan Tinggi Agama Samarinda dan Pengadilan Agama se-Kalimantan Timur. Realisasi anggaran meliputi 3 jenis belanja yakni belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal.
”Siap tidak siap kita harus menghabiskan anggaran tersebut sehingga tidak ada dana yang harus dikembalikan ke kas Negara”, pesan Ketua PTA Samarinda dalam sambutannya saat membuka acara sosialisasi yang digelar pada Selasa, 02 Februari 2010 selepas shalat zuhur di aula lantai II Kantor PTA Samarinda bersama para Hakim Tinggi, Pejabat Kepaniteraan, dan Pejabat Kesekretariatan.
Balikpapan | www.pa-balikpapan.net
Setelah sekian waktu menanti, kekosongan formasi Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Balikpapan akhirnya mulai terisi. Melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor : 0007/DJA/KP.04.6/I/2010 tanggal 4 Januari 2010, Selasa (2/2) siang, saudari Nasma Azis, S.Ag. resmi dilantik sebagai Panitera Pengganti. Terisinya formasi Panitera Pengganti tentu menjadi kabar menggembirakan karena sebelumnya yang membantu Panitera dalam mencatat dan membuat berita acara persidangan adalah para Panitera Muda. Hal ini sangat sulit, mengingat jumlah perkara di PA Balikpapan dari waktu ke waktu terus merangkak naik.
Pada Ia adalah sasaran pandangan Illahi, Ia merupakan wadah rebutan diantara Malaikat dan Setan, Masing-masing ingin mengisi, Malaikat dengan hidayah, setan dengan kekufuran dan kemaksiatan,
Sukarnya merawat hati, Bila dipuji ia berbunga terasa luar biasa, Bila dicaci aduh sakitnya, pencaci dibenci bahkan dendam sampai mati, Bila berilmu atau kaya, sombong menyesak dada, Jika miskin atau kurang ilmu, Rendah hati pula dengan manusia,
Adakalanya kecewa, puncaknya putus asa, Taqdir yang menimpa sulit untuk rela, Ujian yang datang sabar tiada, jiwa menderita, Kelebihan orang lain, hati tersiksa, Kesusahan orang lain, hati gembira, menghina Menegur orang suka, ditegur hati luka,
Aduhai susahnya merawat hati, Pantaslah ia digelar raja diri, Hati-hatilah dengan hati, Membangun insan sejati ....!